Riddle #3: Zara
Namanya Zara, teman sekelasku yang begitu--unik? Aku tak tahu bagaimana harus menyebutnya. Zara duduk di bangku paling belakang, sendirian tanpa teman sebangku. Hal aneh darinya, aku selalu melihatnya di kelas dan tak pernah melihatnya di tempat lain. Entahlah, ia tak selalu ada di sana, hanya setiap aku menemukannya, itu selalu di kelas. Terkadang aku merasa seperti ia tak ada di manapun. Hal yang membuatnya unik adalah wajah datarnya yang bagaimanapun tetap terlihat manis. Ia selalu terlihat tanpa ekspresi. Teman-teman selalu mengacuhkannya, lagipula ia seperti menolak untuk berinteraksi. Aku tak tahu, tapi itu menarik perhatianku. Hari ini menjadi sedikit berbeda karena kami akan pulang sekolah lebih lambat. Seminggu lagi akan diadakan pameran seni dan kelas kami ditunjuk untuk menyiapkan pentas drama. Maka rapat pun diadakan hari ini dan sepertinya akan berlangsung sampai matahari terbenam. Sesuai dugaan, rapat baru selesai pukul enam sore. Hari mulai gelap akan berganti m...